PANEN LARVA

Keterangan Gambar : Karyawan BBI Panen Larva


NASAL, 14 SEPT 2023, UPTD Bbi nasal melakukan kegiatan panen larva ikan nila (oreocrhonis niloticus).  Pada kegiatan budidaya pengambilan larva ikan nila itu sangat penting, pemijahan ini di lakukan secara alami. Setelah pemijahan berlangsung induk ikan nila betina akan bertelur dan setelah satu minggu ikan nila akan telur-telur tersebut akan menetas secara bersamaan menjadi larva. Telur ikan nila berwarna kekuning-kuningan dan biasanya memiliki diamerter 2,8mm. telur akan di erami di dalam mulut selam 3-7 hari dan induk ikan akan mengeluarkan larva ikan (burayak) dan akan menjaga rombongan larva tersebut dan akan kembali menghisap larva apabila larva dalam bahaya. Setelah satu mingguan induk ikan nila akan akan mengeluarkan larva (di bebaskan) jika sudah bisa di pastikan bahwa pakan alami sudah ada di dalam kolam pemeliharaan larva.


Berikut penjelasan larva itu sendiri adalah: anak ikan yang baru menetasdari telur dan masih mempunyai  kantung kuning telur sebagai cadangan makan. Panen larva ikan nila akan di lakukan ketika larva sudah terlihat di permukaan kolam atau pada hari 7,10-15 setellah induk di campur. Setelah larva muncul di permukaan air maka akan di lakukan panen, dan panen itu terbagi menjadi dua bagian yakin panen secara total (mengeringkan kolam)dan panen sebagian (selektif) tidak mengeringkan kolam. Nah pada kegiatan ini di lakukan dengan cara panen sebagian tidak mengeringkan kolam (selektif), dann tujuan panen larva adalah: untuk mempermudah kegiatan pengambilan larva berikutnya. adapun kegiatan ini di lakukan pada pukul 07:30 s/d selesai, kegiatan ini di lakukan pada pagi hari bertujuan agar larva tidak setress/kematian. sebelum panen di lajukan terlebih dahulu persiapan pemanenan dengan menggunakan alat seperti: waring hijau (waring kusus larva), sekopnet /seser halus, ember dan air.


Setelah semua siap pemanen melakukan penangkapan di dalam kolam dengan menggunakan waring sebagai alat tangkap dan di serok dengan menggunakan serokan (sekopnet)/seser halus dan di masukkan ke dalam ember lalu di pindahkan ke kolam pendederan 1.
Kegiatan ini di lajukan oleh tenaga teknis dinas lapangan  yakni adran aidi dkk di BBI-NASAL (IIN)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kaur

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kaur
Misralman, SP

BANNER

laporfanfage facebook

POLLING

Bagaimana menurut anda tentang kualitas website Dinas Perikanan Kabupaten Kaur
  Cukup
  Baik
  Sangat Baik
  Kurang

function noCopy() { echo ''; } add_action('wp_head', 'noCopy');